Kerusakan pada komponen winch meliputi keretakan, keausan, deformasi plastik, dan lain sebagainya, sedangkan penyetelan meliputi pengoperasian pada rem, kopling, roda gigi, dan lain sebagainya.

Penentuan bagian yang rusak:
1. Retak: Jika ada bagian yang retak, bagian tersebut harus segera diganti untuk memastikan pengoperasian winch tetap aman dan stabil.
2. Keausan: Jika keausan lapisan gesekan rem mencapai 50% dari ketebalan lapisan asli, maka harus diganti; jika keausan permukaan kerja roda rem mencapai 2 hingga 3 mm, maka juga harus diganti.
3. Deformasi plastis: Jika pegas mengalami deformasi plastis, pegas perlu diganti.
4. Keausan lubang poros: Jika keausan diameter pin atau lubang poros mencapai 5% dari diameter asli, maka harus diganti.
Penyesuaian bagian:
1. Penyetelan rem: Dalam keadaan rileks, celah antara sabuk rem (blok) dan roda rem harus sama. Nilai celah spesifik adalah: 1-2.5mm antara sabuk rem dan roda rem; 0.25~1mm antara blok rem dan roda rem. Rem harus disetel jika melebihi batas ini.
2. Penyetelan kopling: Saat kopling dalam keadaan rileks, kedua permukaan pengikat harus dipisahkan sepenuhnya untuk memastikan pengoperasian normal.
3. Penyetelan gigi: Gigi transmisi harus dibuang jika terjadi kerusakan serius seperti retak atau gigi patah. Jika permukaan gigi berlubang atau ketebalan gigi sangat aus, gigi baru juga harus diganti.













