Derek Bepergian Girder Tunggal Tipe Ld
Deskripsi Produk
SebuahDerek Bepergian Girder Tunggal Tipe LDadalah jenis overhead crane yang biasa digunakan di pabrik, gudang, dan lokasi konstruksi untuk mengangkat dan memindahkan beban berat. Berikut rincian tentang apa itu crane dan cara kerjanya:
Fitur Utama Derek Bepergian Girder Tunggal Tipe LD:
Desain Girder Tunggal:
Itubalok tunggalmengacu pada fakta bahwa struktur derek menggunakan satu balok horizontal utama (girder) yang ditopang oleh dua truk ujung. Hal ini berbeda dengan derek-ganda yang menggunakan dua balok.
Hal ini membuat derek lebih ringan dan lebih hemat biaya-sekaligus tetap mampu membawa beban sedang.
Mekanisme Perjalanan:
Bepergianberarti derek bergerak di sepanjang jalur, biasanya diposisikan di langit-langit atau di sepanjang jembatan. Itu dapat bergerak melintasi area yang luas di pabrik atau gudang.
Jembatan derek dipasang pada roda (truk ujung), yang memungkinkannya bergerak di sepanjang rel.
Kerekan:
A kerekandigunakan untuk menaikkan dan menurunkan beban. Kerekan dipasang pada gelagar dan biasanya digerakkan oleh motor listrik.
Ini adalah mekanisme pengangkatan utama dan dapat dirancang untuk mengangkat beban dengan kapasitas berbeda-beda.
Aplikasi:
Biasa digunakan untuktugas ringan hingga sedang-tugasmengangkat dan memindahkan material dalam area terbatas.
Biasanya ditemukan dipabrik, gudang, bengkel, pabrik baja, Danjalur perakitan.
Kapasitas Beban:
Tergantung pada desain dan tenaga motornya, derek girder tunggal seperti ini dapat mengangkatdari beberapa ton menjadi sekitar 20 ton.
Derek LD biasanyalebih terjangkaudan lebih disukai untuklebih ringankebutuhan pengangkatan.
Kecepatan dan Kontrol:
Kecepatan derek bervariasi tergantung pada desainnya. Kebanyakan derek LD modern memilikinyakontrol yang tepatmekanisme untuk tindakan pengangkatan dan perjalanan.
PERBANDINGAN DENGAN JENIS CRANE LAINNYA
| Fitur | Tipe LD | Tipe LDA | Tugas Ringan Eropa |
|---|---|---|---|
| Rentang Kapasitas | 0.5-10t | 1-20t | 0.5-16t |
| Kelas Tugas | A2-A4 | A3-A5 | FEM 1Bm-2m |
| Kecanggihan Kontrol | Dasar | Standar | Canggih |
| Desain Struktural | Lampu | Sedang | Sedang-Berat |
| Fitur Keamanan | Minimal | Standar | Luas |
| Jangka hidup | 10-15 tahun | 15-20 tahun | 20-25 tahun |
Parameter Kinerja Utama
Kecepatan Pengangkatan8-16 m/mnt (kecepatan tunggal)
Kecepatan Perjalanan Derek20-40 m/mnt
Kecepatan Perjalanan Kerekan15-30 m/mnt
Ketinggian Angkat6-18m (standar)
Tugas KerjaA2-A4 (ringan hingga sedang)
Metode PengendalianLiontin (95%), sesekali remote
Catu Daya380V/3ph/50Hz atau 220V/1ph

Gambar & Komponen
ItuDerek Bepergian Girder Tunggal Tipe LDterdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja sama untuk mengangkat, memindahkan, dan menurunkan beban secara efisien. Berikut ini ikhtisarnyakomponen utamadari jenis derek ini:
1. Girder (Balok Utama):
Keterangan: Girder adalah balok horizontal yang membentuk struktur utama crane. Biasanya terbuat daribajauntuk kekuatan dan daya tahan.
Fungsi: Ini mendukung kerekan dan menghubungkan truk akhir. Ini menyediakan kerangka utama untuk mengangkat beban.

2. Truk Akhir (Gerbong Akhir):
Keterangan: Truk ujung (juga dikenal sebagai gerbong ujung) dipasang di kedua ujung gelagar. Mereka dilengkapi dengan roda atau rol.
Fungsi: Truk ujung memungkinkan derek bergerak di sepanjang rel atau rel. Mereka didukung oleh motor yang menggerakkan seluruh derek di sepanjang landasan.
3. Hoist (Mekanisme Pengangkatan):
Keterangan: Hoist adalah komponen yang bertugas untuk mengangkat dan menurunkan beban. Ini biasanya mencakup drum atau rantai yang bergerak secara vertikal, didukung oleh motor listrik.
Komponen Kerekan:
Kerekan Motor: Memberikan tenaga untuk mengangkat dan menurunkan.
Gulungan atau Drum: Memegang tali atau kabel yang menaikkan dan menurunkan beban.
Troli: Bergerak sepanjang gelagar, membawa kerekan melintasi sepanjang derek.
Fungsi: Kerekan bertugas untuk mengangkat beban ke atas dan ke bawah serta memindahkan beban secara horizontal di sepanjang gelagar.
![]() |
![]() |
4. Troli:
Keterangan: Troli dipasang pada gelagar dan menahan kerekan. Ia bergerak secara horizontal di sepanjang gelagar.
Fungsi: Troli memungkinkan kerekan bergerak melintasi derek untuk mengangkat, memindahkan, dan memposisikan beban di dalam area kerja.
5. Landasan Pacu (Rel):
Keterangan: Landasan pacu terdiri dari rel atau track yang dipasang pada langit-langit atau lantai. Ini adalah jalur yang dilalui truk akhir.
Fungsi: Landasan pacu mendukung pergerakan seluruh derek melintasi area yang ditentukan, sehingga memungkinkannya menempuh jarak horizontal yang luas.
![]() |
![]() |
6. Kabin Operator Derek atau Panel Kontrol:
Keterangan: Kabin operator atau panel kendali adalah tempat operator derek mengontrol pergerakan derek. Pada beberapa desain, operator dapat duduk di dalam kabin, sementara pada desain lainnya, panel kontrol berada di luar.
Fungsi: Operator menggunakan kontrol untuk menggerakkan derek, menaikkan dan menurunkan hoist, dan melakukan operasi yang diperlukan untuk mengangkat dan memposisikan beban.
7. Motor listrik:
Keterangan: Motor listrik menggerakkan hoist, troli, dan truk akhir. Itu terhubung ke berbagai bagian derek untuk memberikan pergerakan.
Fungsi: Motor menyediakan energi mekanik yang diperlukan untuk menggerakkan derek dan melakukan operasi pengangkatan. Ini menggerakkan pergerakan truk akhir dan troli, serta kerekan.

8. Menjembatani:
Keterangan: Jembatan mengacu pada keseluruhan struktur derek yang membentang melintasi landasan pacu. Ini termasuk girder dan truk akhir.
Fungsi: Jembatan menopang troli dan kerekan, sehingga memungkinkan keduanya bergerak melintasi seluruh rentang area pengoperasian derek.
9. Sakelar Batas:
Keterangan: Sakelar batas adalah perangkat keselamatan yang dipasang pada derek untuk mencegah troli atau alat pengangkat bergerak berlebihan.
Fungsi: Sakelar ini memastikan derek tidak melampaui batas perjalanannya. Mereka membantu mencegah kerusakan mekanis atau kecelakaan dengan menghentikan derek jika mencapai ujung jalur perjalanannya.

10. Sistem Kontrol (Panel Kontrol Listrik):
Keterangan: Sistem kendali mencakup kabel listrik, sakelar, dan panel yang memungkinkan operator derek mengontrol pergerakan derek. Ini biasanya diintegrasikan ke dalam apengontrol logika yang dapat diprogram (PLC)untuk kemudahan penggunaan.
Fungsi: Sistem kontrol memungkinkan operator mengontrol kecepatan, arah, dan pergerakan derek. Ini mencakup fitur-fitur seperti kontrol pergerakan start, stop, hoisting, dan troli.
11. Rem:
Keterangan: Derek dilengkapi dengan rem untuk menghentikan troli, hoist, atau truk akhir.
Fungsi: Rem sangat penting untuk mengendalikan gerakan derek dan memastikan derek tetap berada di tempatnya saat diperlukan. Rem digunakan untuk menghentikan derek dan menahan beban pada posisinya.

.
12. Kait atau Perlengkapan Pengangkat:
Keterangan: Pengait adalah komponen terakhir yang digunakan untuk menghubungkan derek ke beban. Perlengkapan pengangkat seperti sling atau klem juga dapat digunakan, tergantung pada jenis beban yang diangkat.
Fungsi: Kait atau alat pengangkat digunakan untuk menahan beban dengan aman saat diangkat atau dipindahkan.
13. Penyangga (Shock Absorber):
Keterangan: Penyangga adalah-komponen penyerap goncangan yang ditempatkan di ujung jalur perjalanan derek.
Fungsi: Mencegah guncangan dan benturan mendadak ketika truk akhir mencapai akhir perjalanannya, memastikan pengoperasian yang lebih lancar dan mengurangi keausan.

Ringkasan Komponen Utama dalam Single Girder Crane:
Girder (Balok Utama)
Truk Akhir
Hoist (Mekanisme Pengangkatan)
Troli
Landasan Pacu (Rel)
Sistem Kontrol (Kabin Operator atau Panel Kontrol)
Motor listrik
Jembatan (Rangka Derek)
Sakelar Batas
Rem
Kait atau Perlengkapan Pengangkat
Penyangga (Shock Absorber)
Komponen-komponen ini bekerja sama untuk membuatDerek Bepergian Girder Tunggal Tipe LDalat yang efisien dan andal untuk mengangkat dan memindahkan beban di lingkungan industri. Beri tahu saya jika Anda ingin mengetahui detail lebih lanjut tentang cara kerja atau pemeliharaan bagian-bagian ini!

Sketsa

Teknis utama
Keuntungan
Keuntungan dari Derek Bepergian Girder Tunggal Tipe LD:
1.Biaya-Efektif:
Biaya Awal yang Lebih Rendah: Dibandingkan dengan derek girder ganda, desain girder tunggal lebih sederhana dan lebih terjangkau untuk diproduksi dan dipasang. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk bisnis dengan anggaran terbatas atau mereka yang membutuhkan fungsi pengangkatan dasar.
Mengurangi Biaya Perawatan: Dengan komponen yang lebih sedikit, biaya pemeliharaan dan pemeliharaan derek girder tunggal umumnya lebih rendah.
2. Desain Kompak:
Struktur girder tunggal membutuhkan lebih sedikit ruang dibandingkan derek girder ganda, sehingga bermanfaat untuk lingkungan dengan ruang terbatas.
Desainnya yang ringan juga memudahkan pemasangan di area yang lebih kecil atau terbatas, seperti bengkel atau gudang kecil.
3. Efisien untuk Pengangkatan Tugas Ringan hingga Sedang:
Derek Tipe LD sangat cocok untuk itutugas ringan hingga sedang-pengangkatan, biasanya menangani muatan dari1 hingga 20 ton. Hal ini membuatnya cocok untuk sebagian besar tugas pengangkatan umum dalam rentang berat ini.
4. Kemudahan Pengoperasian:
-Kontrol yang Ramah Pengguna: Derek ini relatif mudah dioperasikan dengan kontrol dasar, yang berarti lebih sedikit waktu pelatihan bagi operator derek.
Desain sederhana memungkinkan kontrol fungsi pengangkatan dan perjalanan dengan mudah.
5. Instalasi Lebih Cepat:
Karena strukturnya yang lebih sederhana, waktu pemasangannya lebih singkat dibandingkan sistem derek yang lebih kompleks. Hal ini sangat penting bagi industri yang membutuhkan waktu penyelesaian yang cepat.
6. Standar Keamanan Tinggi:
Meski desainnya lebih sederhana, crane LD tetap dilengkapi dengan fitur keselamatan penting sepertisaklar batas, rem, Danbuffer. Ini memastikan pengoperasian yang aman dan mencegah kecelakaan.
Pengoperasian-kecepatan rendah pada sebagian besar derek LD juga berkontribusi terhadap pergerakan yang lebih aman.
7. Konsumsi Energi Lebih Rendah:
Dengan desain yang lebih ringan dan komponen bergerak yang tidak terlalu rumit, derek LD dapat menggunakan lebih sedikit daya dibandingkan derek girder ganda, sehingga lebih-efisien energi.
8.Fleksibilitas dalam Aplikasi:
Derek LD adalahserbagunadan dapat digunakan di berbagai industri dengan kebutuhan berbeda, menawarkan solusi pengangkatan yang andal untuk berbagai tugas.
Aplikasi:
Aplikasi Derek Bepergian Girder Tunggal Tipe LD:
1.Pabrik Manufaktur dan Industri:
Jalur perakitan: Derek LD sering digunakan untuk memindahkan material dan produk di sepanjang jalur perakitan, di mana kapasitas angkat sedang sudah mencukupi.
Penanganan mesin: Untuk menangani suku cadang dan peralatan mesin di dalam fasilitas manufaktur.
2. Gudang:
Di gudang, di manabarang berbobot ringan hingga sedangperlu dipindahkan, LD crane biasa digunakan untuk mengangkat palet, container, atau stock dari satu area ke area lain.
3. Pekerjaan Pemeliharaan dan Perbaikan:
Derek ini ideal untukoperasi pemeliharaan, seperti mengangkat dan memindahkan suku cadang mesin berat untuk perbaikan atau penggantian.
4. Lokasi Konstruksi:
Bahan Konstruksi Ringan: Untuk lokasi konstruksi yang memerlukan kemampuan pengangkatan sedang, derek LD dapat menangani material seperti balok baja, balok beton, dan{0}}komponen berbobot sedang lainnya.
Mereka sering digunakan dibengkeldi lokasi konstruksi untuk perakitan atau menyiapkan komponen untuk struktur yang lebih besar.
5.Pabrik Baja:
Di dalammanufaktur baja, Derek LD digunakan untuk penangananpotongan logam, pelat baja, dan material lain yang tidak terlalu berat untuk daya angkat crane.
6. Pengiriman dan Pelabuhan:
Di pelabuhan dan dermaga, crane ini bisa bergerakkontainerataukargo ringanmelintasi area bongkar muat, sering digunakan untuk kapal-kapal kecil.
7.Pabrik Kertas:
Di dalamfasilitas produksi kertas, Derek LD dapat digunakan untuk menangani gulungan kertas dan bahan lain seperti pulp kayu.
8.Pabrik Kecil dan Bengkel:
Banyak usaha kecil dan bengkel yang menggunakan crane ini untuk mengangkatperalatan, peralatan, Danbahan mentahdi dalam lantai toko. Desain kompak dan kesederhanaannya menjadikannya ideal untuk ruangan seperti itu.
9.Industri Otomotif:
Perakitan dan Fabrikasi: Dalam industri otomotif, crane LD digunakan untuk memindahkan suku cadang atau material mobil di jalur produksi, seperti pengangkatanmesin, casis, ataupanel bodi.
10.Penanganan Bahan:
Area Penyimpanan: Dalam lingkungan industri di mana material sepertibatang baja, balok kayu, ataulembaran plastikdisimpan, derek LD dapat membantu memindahkannya dengan mudah.
Mereka sudah terbiasamenumpuk, memindahkan, dan mengaturmaterial di dalam suatu fasilitas, terutama di area yang tidak memerlukan kapasitas angkat yang tinggi.
Derekproduksi prosedur
Ituproses produksidari sebuahDerek Bepergian Girder Tunggal Tipe LDmelibatkan beberapa tahapan utama, mulai dari desain dan pemilihan material hingga manufaktur, perakitan, dan pengujian. Berikut ikhtisar langkah-langkah yang terlibat dalam pembuatan derek girder tunggal:
1. Desain dan Rekayasa:
Konsep Awal: Proses desain dimulai dengan memahami kebutuhan spesifik pelanggan atau aplikasi yang dimaksudkan. Ini termasukkapasitas beban, menjangkau, ketinggian angkat, kecepatan, dan fitur spesifik lainnya (misalnya tipe motor, sistem kontrol).
Desain Struktural: Para insinyur merancang struktur derek, memastikannya dapat menangani beban yang diperlukan namun tetap aman dan efisien. Ini termasuk merancangbalok, truk akhir, mekanisme kerekan, Dansistem landasan pacu.
Pemodelan CAD: Komponen crane dimodelkan menggunakanKomputer-Desain dengan Bantuan (CAD)perangkat lunak untuk memastikan pengukuran dan pemasangan yang tepat. Desain menjalani analisis tekanan untuk memeriksa potensi kelemahan.
Pemilihan Bahan: Bahan yang cocok, terutamabajauntuk struktur dan komponen, dipilih berdasarkan kekuatan, daya tahan, dan{0}}efisiensi biaya. Bahan harus memenuhi standar industri untuk keselamatan dan kinerja.
2. Pengadaan Bahan:
Pelat dan Bagian Baja: Pelat dan balok baja besar dibeli untuk gelagar derek, truk akhir, dan rangka pendukung.
Komponen Listrik: Motor listrik, panel kontrol, sakelar batas, dan komponen listrik lainnya bersumber dari pemasok.
Komponen Lainnya: Ini termasuk roda untuk truk akhir, drum atau rantai pengangkat, kait pengangkat, penyangga, dan rem.
3. Fabrikasi dan Manufaktur:
Memotong dan Membentuk: Pelat dan balok baja dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan berdasarkan spesifikasi desain. Mesin CNC (Computer Numerical Control) sering digunakan untuk pemotongan yang presisi.
Pengelasan: Berbagai komponen baja, seperti girder, end truck, dan struktur jembatan, dilas menjadi satu. Pengelasan harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan integritas struktural derek. Perhatian khusus diberikan pada sambungan dan sambungan untuk menangani tekanan tinggi selama operasi pengangkatan.
Pengeboran dan Pengeboran: Lubang dibor di tempat yang sesuai untuk baut, sekrup, dan pengencang lainnya yang akan menyatukan bagian-bagian derek.
permesinan: Bagian tertentu, seperti roda gigi, katrol, atau poros, mungkin perlu dikerjakan dengan toleransi tertentu untuk memastikan kelancaran pengoperasian dan kompatibilitas dengan komponen lain.
4. Majelis Kerekan:
Konstruksi Kerekan: Kerekan, yang meliputi drum, tali, motor listrik, dan sistem roda gigi, dirakit secara terpisah. Drum dipasang pada rangka kerekan, dan motor dihubungkan ke sistem roda gigi.
Konstruksi Troli: Kerekan kemudian dipasang padatroli, yang bergerak di sepanjang gelagar. Troli dilengkapi dengan roda atau roller yang memungkinkan pergerakan lancar.
Mekanisme Pengangkatan Uji: Mekanisme pengangkatan diuji untuk memastikan dapat mengangkat beban yang diinginkan tanpa masalah seperti gesekan atau ketidakstabilan yang berlebihan.
5. Akhiri Truk dan Perakitan Jembatan:
Akhiri Perakitan Truk: Itutruk akhir, yang bertanggung jawab untuk menopang dan menggerakkan seluruh derek, telah dirakit. Ini termasuk roda, motor, dan rangka yang menahan gelagar pada tempatnya.
Perakitan Jembatan: Gelagar (balok utama) dipasang pada ujung truk untuk membentuk jembatan. Bagian derek ini membentang melintasi landasan pacu dan menopang kerekan dan troli.
Penyelarasan Landasan Pacu: Jembatan derek sejajar denganrel landasan pacuuntuk memastikan kelancaran pergerakan derek di sepanjang lintasan.
6. Integrasi Sistem Kelistrikan:
Pengkabelan dan Panel Kontrol: Komponen kelistrikan, termasuk panel kontrol, kabel motor, dan sakelar batas, telah dipasang. Panel kontrol memungkinkan operator mengontrol pergerakan, kecepatan, dan fitur keselamatan derek.
Instalasi Motor: Motor untuk hoist, troli, dan truk akhir dipasang dan dihubungkan ke sistem kelistrikan.
Kontrol Pengujian: Panel kontrol diuji untuk memastikan bahwa semua fungsi (misalnya, mengangkat, berjalan, mengerem) berfungsi sebagaimana mestinya.
7. Pengecatan dan Perlindungan Korosi:
Persiapan Permukaan: Komponen derek dibersihkan, dan karat atau kotoran dihilangkan sebelum pengecatan. Ini biasanya dilakukan denganpeledakan pasiratau metode abrasif lainnya.
Priming dan Pengecatan: Sebuah-tahan korosiprimerditerapkan pada seluruh permukaan baja, diikuti dengan penerapan acat pelindung. Cat membantu melindungi derek dari faktor lingkungan seperti kelembapan dan debu.
8. Perakitan dan Pengujian Akhir:
Perakitan Derek: Semua komponen (girder, end truck, hoist, troli, runway) dirakit menjadi satu. Hal ini biasanya dilakukan di bengkel besar di mana derek dapat dibangun sepenuhnya.
Pengujian Awal: Derek diuji fungsi dasarnya, seperti pergerakan di sepanjang lintasan, pengangkatan, dan pengereman. Ini termasuk:
Pengujian Beban: Derek diuji dengan beban untuk memastikan derek dapat mengangkat dan memindahkan beban yang diinginkan dengan aman tanpa masalah struktural apa pun.
Pengujian Kecepatan dan Keamanan: Fitur kecepatan, kontrol, dan keselamatan derek diuji, termasuk sakelar batas, rem, dan fungsi penghentian darurat.
Pemeriksaan Keselarasan: Keselarasan hoist dan troli diperiksa untuk memastikan kelancaran pengoperasian.
9. Kontrol Kualitas dan Inspeksi:
Inspeksi Dimensi: Derek diperiksa untuk memastikannya memenuhi semua spesifikasi dan toleransi yang disyaratkan.
Pengujian Integritas Struktural: Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan komponen struktur telah dilas dengan benar dan dapat menahan beban yang diharapkan.
Pengujian Sistem Kelistrikan: Seluruh sistem kelistrikan diperiksa untuk memastikan pengkabelan yang benar, fungsi motor, dan komunikasi antar komponen.
10. Pengiriman dan Pemasangan:
Pengemasan dan Pengiriman: Setelah derek dirakit dan diuji sepenuhnya, derek tersebut dikemas untuk dikirim ke pelanggan. Tergantung pada ukurannya, derek dapat dikirim dalam beberapa bagiandi-perakitan di lokasi.
Pemasangan di-Situs: Derek diangkut ke lokasi pemasangan, lalu dirakit dan dipasang di rel. Sebuah tim teknisi terampil melakukan perakitan akhir, termasuk menyelaraskan trek dan memeriksa apakah derek bergerak dengan lancar melintasi landasan.
Pengujian Akhir: Derek diuji kembali di lokasi pemasangan untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik dan protokol keselamatan terpenuhi.
11. Pelatihan dan Serah Terima:
Pelatihan Operator: Operator derek dan personel pemeliharaan dilatih tentang penggunaan dan pemeliharaan derek yang aman.
Dokumentasi: Pelanggan diberikan semua yang diperlukandokumentasi, termasuk manual pengoperasian, pedoman keselamatan, dan instruksi perawatan.

Tampilan bengkel:
Perusahaan telah memasang platform manajemen peralatan cerdas, dan telah memasang 310 set (set) robot penanganan dan pengelasan. Setelah rencana selesai, akan ada lebih dari 500 set (set), dan tingkat jaringan peralatan akan mencapai 95%. 32 jalur pengelasan telah digunakan, 50 direncanakan akan dipasang, dan tingkat otomatisasi seluruh lini produk telah mencapai 85%.





Tag populer: derek bepergian girder tunggal tipe ld, produsen, pemasok, pabrik derek bepergian girder tunggal tipe ld
Berikutnya
Derek Overhead Listrik Tipe LdaAnda Mungkin Juga Menyukai
Kirim permintaan




























