Derek Overhead Listrik Tipe Lda
video

Derek Overhead Listrik Tipe Lda

Tipe LDA mengacu pada desain derek perjalanan overhead listrik girder tunggal terstandarisasi yang ada di mana-mana dalam aplikasi industri Tiongkok. Penunjukan ini biasanya mengikuti standar industri mekanis Tiongkok, mewakili solusi yang andal dan ekonomis untuk penanganan material tugas ringan hingga{1}menengah.
Kirim permintaan
perkenalan produk

 

Deskripsi Produk

SebuahDerek Overhead Listrik Tipe LDAadalah jenis crane yang biasanya digunakan dalam industri seperti manufaktur, konstruksi, dan gudang untuk mengangkat dan memindahkan material atau barang berat. Berikut gambaran umum apa yang membuat crane tipe LDA:

Fitur Utama:

Bertenaga Listrik: Derek beroperasi menggunakan tenaga listrik, yang menjadikannya-efisien energi dan lebih mudah dikendalikan dibandingkan model lama yang mungkin menggunakan hidrolik atau sumber daya lainnya.

Desain Atas: Terdiri dari jembatan yang membentang di seluruh ruang kerja, dengan mekanisme pengangkat yang bergerak di sepanjang jembatan. Hal ini memungkinkan pergerakan material secara efisien melintasi area yang luas tanpa memakan terlalu banyak ruang di permukaan tanah.

Klasifikasi LDA: "LDA" pada namanya mengacu pada jenis model tertentu, biasanya menunjukkan bahwa derek dirancang untuk tugas ringan hingga{0}}sedang, seperti memindahkan barang di dalam pabrik, gudang, atau jalur produksi. Mereka biasanya dinilai mampu memuat hingga 10 ton.

Gelagar Tunggal: LDA crane umumnya menggunakan desain single girder, artinya terdapat satu balok horizontal utama yang menopang hoist dan troli. Desain ini lebih sederhana dan lebih-hemat biaya dibandingkan-derek girder ganda, yang digunakan untuk beban lebih berat.

Kontrol Presisi: Derek listrik sering kali memiliki-kontrol kecepatan variabel untuk penentuan posisi yang tepat, sehingga memungkinkan penyesuaian halus saat memindahkan material. Hal ini penting dalam lingkungan di mana akurasi adalah kuncinya.

Fitur Keamanan: Seperti kebanyakan crane modern, crane listrik tipe LDA dilengkapi dengan mekanisme keselamatan, seperti pembatas beban berlebih, pemberhentian darurat, dan rel pengaman untuk melindungi pekerja.

 

PERBANDINGAN: LDA vs JENIS CRANE LAINNYA

Fitur Girder Tunggal LDA Girder Ganda QD Girder Tunggal Eropa
Biaya ★★★★★ (Terendah) ★★☆☆☆ (Tinggi) ★★★☆☆ (Sedang)
Kapasitas ★★★☆☆ (Hingga 20t) ★★★★★ (Hingga 100t+) ★★★★☆ (Hingga 32t)
Presisi ★★☆☆☆ (Dasar) ★★★★★ (Tinggi) ★★★★☆ (Bagus)
Siklus Tugas ★★☆☆☆ (Ringan-sedang) ★★★★★ (Berat) ★★★★☆ (Sedang-berat)
Instalasi ★★★★★ (Mudah) ★★☆☆☆ (Kompleks) ★★★★☆ (Sedang)
Pemeliharaan ★★★★★ (Mudah) ★★★☆☆ (Sedang) ★★★★☆ (Sedang)

 

CONTOH LEMBAR DATA TEKNIS

Model: LDA-10t/16,5m A3

Kapasitas: 10 metrik ton

Menjangkau: 16,5 meter

Ketinggian Angkat: 12 meter (standar)

Kecepatan Kerekan: 8 m/mnt (kecepatan tunggal)

Kecepatan Perjalanan Derek: 30m/menit

Kecepatan Perjalanan Kerekan: 20 m/mnt

Tugas Kerja: A3 (tugas ringan, ~60 start/jam)

Kontrol: Tombol tekan-liontin, 6 tombol

Tenaga Motorik: Kerekan 13kW, Perjalanan derek 2x1.5kW, Perjalanan kerekan 0.8kW

Catu Daya: 380V, 3 fase, 50Hz

Suhu Sekitar: -10 derajat hingga +40 derajat

Kelembaban Relatif: Kurang dari atau sama dengan 85%

single overhead crane 8

Gambar & Komponen

SebuahDerek Overhead Listrik Tipe LDAterdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja sama untuk memastikan crane beroperasi dengan lancar dan efisien. Di bawah ini adalah rincian komponen utama:

1. Jembatan (Balok Utama)

Fungsi: Jembatan merupakan struktur horizontal utama yang membentang selebar ruang kerja. Hal ini memungkinkan derek bergerak melintasi area tertentu dan menopang komponen lain seperti troli dan kerekan.

Struktur: Biasanya terbuat dari balok baja, dirancang untuk memikul beban hoist, troli, dan material yang diangkat.

Jenis: Pada derek LDA, jembatannya biasanya abalok tunggaldesain, artinya ada satu balok utama di sepanjang derek. Hal ini menjadikannya lebih-hemat biaya untuk beban ringan hingga sedang.

1 15

2. Troli (Mekanisme Perjalanan)

Fungsi: Troli bergerak secara horizontal sepanjang jembatan, membawa kerekan dan beban. Hal ini memungkinkan pergerakan material secara presisi dari satu ujung crane ke ujung lainnya.

Struktur: Biasanya berjalan di atas rel yang dipasang di jembatan, ditenagai oleh motor listrik. Troli bergerak melintasi bentang jembatan.

Motor: Motor troli mengontrol kecepatan dan arah pergerakan troli.

3. Hoist (Mekanisme Pengangkatan)

Fungsi: Hoist adalah mekanisme yang benar-benar mengangkat dan menurunkan beban. Terdiri dari drum, tali atau rantai, dan pengait.

Jenis: Bisa jadi akerekan rantai(untuk beban yang lebih ringan) atau akerekan tali kawat(untuk beban yang lebih berat).

Pergerakan: Kerekan bergerak secara vertikal sepanjang jembatan dengan menggunakan troli kerekan. Ia mengangkat beban dengan melilitkan atau melepaskan tali atau rantai.

product-815-726 product-781-586

4. Gerbong Akhir (Balok Akhir)

Fungsi: Ini adalah struktur pendukung di kedua ujung jembatan derek. Mereka memungkinkan crane untuk bergerak di sepanjang rel atau jalur yang dipasang pada struktur bangunan.

Struktur: Setiap ujung gerbong dilengkapi dengan roda yang berjalan di sepanjang jalur derek. Rodanya digerakkan oleh motor listrik.

Pergerakan: Gerbong ujung memungkinkan derek bergerak sepanjang bangunan atau ruang kerja.

5. Motor Listrik

Fungsi: Motor bertanggung jawab untuk menggerakkan pergerakan berbagai komponen derek, termasuk hoist, troli, dan jembatan.

Kontrol: Motor ini biasanya dikendalikan oleh sistem kontrol yang memungkinkan kecepatan variabel dan kontrol gerakan derek yang presisi.

Jenis: Dapat berupa motor DC (Arus Searah) atau motor AC (Arus Bolak-balik) tergantung pada desain dan kebutuhan daya derek.

product-1000-1000 product-1000-1000

 

6. Sistem Pengendalian

Fungsi: Sistem kendali adalah jantung pengoperasian derek, yang memungkinkan operator mengatur pergerakan derek dan kerekan.

Jenis Kontrol: Dapat dikontrol secara manual melalui apengontrol liontin, yang merupakan kendali jarak jauh berkabel atau nirkabel, atau dengan ataksiterletak di derek. Di beberapa sistem, kontrol otomatis juga dapat diterapkan untuk operasi yang lebih maju.

Fitur Keamanan: Sistem kontrol biasanya mencakup fitur seperti tombol berhenti darurat, perlindungan beban berlebih, dan sakelar batas untuk memastikan pengoperasian yang aman.

product-1346-368

7. Sistem Jalur atau Rel

Fungsi: Sistem lintasan atau rel adalah tempat derek bergerak secara horizontal di sepanjang ruang kerja. Itu dipasang di langit-langit bangunan atau struktur yang ditinggikan.

Komponen: Sistem lintasan terdiri dari rel baja atau balok I-yang memandu gerbong ujung dan menyediakan jalur mulus untuk pergerakan derek.

Instalasi: Sistem ini perlu diselaraskan dengan tepat untuk memastikan derek berjalan lancar tanpa masalah ketidaksejajaran atau gesekan.

 

product-772-385

8. Hook atau Grab (Alat Pengangkat)

Fungsi: Hook atau grab adalah bagian hoist yang langsung menyambung dengan beban yang diangkat. Ini bisa berupa pengait sederhana atau pegangan yang lebih rumit untuk mengangkat material yang perlu ditangani dalam jumlah besar, seperti material bekas atau curah.

Struktur: Pengait biasanya terbuat dari-baja berkekuatan tinggi, dirancang untuk menangani beban berat dengan aman.

product-400-172

.product-774-215

9. Rem dan Kopling

Fungsi: Rem digunakan untuk mengontrol pergerakan derek dan memastikan derek berhenti serta menahan beban dengan aman saat diperlukan. Kopling digunakan untuk mengaktifkan atau melepaskan berbagai bagian sistem derek, seperti motor hoist atau motor troli.

Lokasi: Ini biasanya ditemukan di troli atau kerekan, serta di jembatan utama atau gerbong akhir, tergantung pada desain derek.

10. Perangkat Keamanan

Perlindungan Kelebihan Beban: Perangkat ini mencegah derek mengangkat beban yang melebihi kapasitas tetapannya, sehingga melindungi derek dan operator.

Sakelar Batas: Sakelar ini ditempatkan pada titik ekstrem perjalanan derek untuk mencegahnya melebihi-jarak yang ditentukan.

Berhenti Darurat: Tombol berhenti darurat sangat penting untuk menghentikan pergerakan derek dengan cepat jika terjadi keadaan darurat.

product-879-180

11. Sistem Kelistrikan

Fungsi: Sistem kelistrikan menyediakan daya ke motor derek, sistem kontrol, dan komponen kelistrikan lainnya.

Komponen: Ini mencakup kabel, konektor, transformator, dan unit catu daya, semuanya dirancang untuk memastikan daya yang stabil untuk pengoperasian derek.

12. Komponen Struktural

Fungsi: Ini termasuk rangka, balok penyangga, dan penahan yang membantu memberikan integritas struktural pada derek dan menopang kapasitas angkat beratnya.

Bahan: Ini biasanya terbuat dari-baja berkekuatan tinggi untuk menopang berat derek dan material yang dipindahkan.

product-1345-380

Sketsa

product-697-406

 

Teknis utama

product-759-399

 

Keuntungan

Keuntungan Derek Overhead Listrik Tipe LDA

SebuahDerek Overhead Listrik Tipe LDAadalah pilihan populer di berbagai industri karena banyak manfaatnya. Berikut adalah beberapa keuntungan utama:

1. Efisiensi Energi

Tenaga Listrik: Karena derek LDA bertenaga-listrik, maka derek ini lebih-hemat energi dibandingkan derek lama yang mungkin mengandalkan sistem hidraulik atau pneumatik. Motor listrik menghasilkan pengoperasian yang lancar, terkendali, dan-hemat biaya.

Kurangnya Perawatan: Motor listrik umumnya memerlukan lebih sedikit perawatan dibandingkan jenis motor lainnya (seperti diesel atau hidrolik), sehingga mengurangi biaya pengoperasian secara keseluruhan.

2. Biaya-Efektif

Biaya Awal yang Lebih Rendah: Derek LDA, sebagai sistem girder tunggal, biasanya lebih murah dibandingkan derek{0}}girder ganda. Hal ini menjadikannya ideal untuk bisnis yang membutuhkan solusi pengangkatan yang efisien namun bekerja sesuai keterbatasan anggaran.

Mengurangi Biaya Operasional: Dengan komponen bergerak yang minimal dan motor listrik yang tidak memerlukan servis ekstensif, derek LDA cenderung memiliki{0}}biaya operasional jangka panjang yang lebih rendah.

3. Desain Kompak

Ruang-Hemat: Desain gelagar tunggal derek LDA memungkinkannya beroperasi dengan tata letak yang kompak. Dibutuhkan lebih sedikit ruang kepala dibandingkan derek-ganda, sehingga cocok untuk fasilitas dengan ruang vertikal terbatas.

Kurangnya Infrastruktur: Karena derek hanya memerlukan satu balok, maka derek dapat dipasang di ruangan yang lebih kecil atau yang sudah ada tanpa memerlukan perubahan struktural yang signifikan pada bangunan.

4. Kontrol Yang Tepat dan Efisiensi Tinggi

Pengoperasian yang Lancar: Derek listrik menawarkan kontrol kecepatan dan pergerakan beban yang presisi, yang sangat penting dalam lingkungan sensitif. Kemampuan untuk melakukan penyesuaian yang baik memastikan bahwa barang diangkat dan ditempatkan tepat di tempat yang dibutuhkan.

Pengangkatan Cepat dan Efisien: Kerekan listrik dan gerakan bermotor menjadikan derek LDA solusi terbaik untuk lingkungan-yang bergerak cepat dan efisiensi waktu sangat penting.

5. Fitur Keamanan

Perlindungan Kelebihan Beban: Banyak derek LDA dilengkapi dengan pembatas beban berlebih untuk memastikan bahwa derek tidak mengangkat beban lebih dari yang dirancang, sehingga mencegah kerusakan dan kecelakaan.

Sistem Kontrol Tingkat Lanjut: Derek LDA memiliki sistem kontrol modern yang mencakup fitur penghentian darurat, sakelar batas, dan perangkat anti-tabrakan, sehingga memastikan pengoperasian yang aman bagi pekerja dan derek itu sendiri.

Mulai/Berhenti dengan Halus: Sistem kelistrikan menawarkan gerakan start dan stop yang mulus, sehingga mengurangi risiko sentakan atau kecelakaan mendadak.

6. Kebisingan dan Getaran Rendah

Pengoperasian yang Lebih Tenang: Derek listrik menghasilkan lebih sedikit kebisingan dibandingkan derek mekanis atau hidrolik lama, sehingga dapat membantu mengurangi polusi suara di lingkungan kerja.

Getaran Berkurang: Motor listrik cenderung menghasilkan lebih sedikit getaran, meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pekerja, dan melindungi peralatan atau material sensitif dari kerusakan.

7. Daya Tahan dan Umur Panjang

Struktur Kuat: Derek LDA dibuat agar tahan lama. Bahan yang digunakan dalam konstruksi (biasanya baja-berkekuatan tinggi) memastikan derek dapat bertahan dalam pengangkatan berat dalam jangka waktu yang lama.

Keausan Rendah: Dengan lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan sistem derek lainnya, derek LDA mengalami lebih sedikit keausan, yang berarti masa pakai lebih lama.

8. Mudah Dioperasikan

Operator-Ramah: Derek dapat dioperasikan dengan liontin kontrol sederhana atau remote nirkabel, yang memudahkan pekerja untuk mengatur tugas pengangkatan dan penentuan posisi.

Pelatihan: Kemudahan pengoperasian berarti waktu pelatihan bagi operator biasanya lebih singkat dibandingkan dengan sistem yang lebih kompleks.

 

Aplikasi:

Aplikasi Derek Overhead Listrik Tipe LDA

Derek Overhead Elektrik Tipe LDA dirancang untuk aplikasi tugas-ringan hingga sedang. Kombinasi antara efisiensi,-efektivitas biaya, dan keserbagunaan menjadikannya ideal untuk berbagai industri dan tugas. Berikut adalah beberapa aplikasi yang paling umum:

1. Manufaktur dan Jalur Produksi

Penanganan Material: Di pabrik dan pabrik perakitan, derek LDA sering digunakan untuk memindahkan bahan mentah, suku cadang, atau produk setengah-jadi antar stasiun kerja di jalur produksi.

Bantuan Perakitan: Derek ini dapat digunakan untuk mengangkat komponen dan menempatkannya secara tepat di jalur perakitan, sehingga meningkatkan kecepatan produksi dan mengurangi tenaga kerja manual.

Pemuatan Mesin: Derek dapat digunakan untuk mengangkat alat berat dan meletakkannya di atas mesin atau stasiun kerja.

2. Gudang dan Pusat Distribusi

Penyimpanan dan Pengambilan: LDA crane biasa digunakan di gudang untuk mengangkat dan memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain. Mereka dapat mengambil barang dari rak tinggi atau memuatnya ke truk, sehingga meningkatkan kapasitas penyimpanan dan pengorganisasian gudang.

Penanganan Inventaris: Derek digunakan untuk mengatur inventaris massal, menumpuk barang berat, atau mengangkut barang melintasi lantai gudang.

3. Lokasi Konstruksi

Penanganan Material: Di lokasi konstruksi, crane LDA dapat digunakan untuk memindahkan material konstruksi seperti balok, batu bata, pipa, dan material berat lainnya. Mereka membantu mengangkut barang dari penyimpanan ke area kerja, meningkatkan efisiensi dan mengurangi tenaga kerja manual.

Mengangkat Alat dan Peralatan Berat: Selain bahan baku, crane dapat mengangkat alat-alat berat, genset, atau peralatan konstruksi lainnya.

4. Galangan Kapal dan Pelabuhan

Memuat dan Membongkar Kargo: Derek LDA digunakan di pelabuhan untuk mengangkat kontainer pengiriman, memindahkan kargo antara kapal dan truk, atau memuat/membongkar material seperti batu bara atau bijih besi.

Penanganan Mesin Berat: Crane ini juga digunakan untuk menangani mesin berat atau peralatan besar lainnya di lapangan industri atau galangan kapal.

5. Pabrik Baja dan Pengecoran

Penanganan Material: Di pabrik baja, derek LDA dapat memindahkan pelat, balok, dan kumparan baja berat dari jalur produksi ke area penyimpanan atau antar proses yang berbeda.

Mengangkut Logam Cair: Meskipun biasanya derek-yang lebih berat digunakan, versi yang lebih ringan juga dapat membantu mengangkut material antara-area bersuhu tinggi.

6. Industri Otomotif dan Teknik

Bagian Gerakan: Derek LDA sering digunakan di pabrik otomotif untuk memindahkan komponen kendaraan, seperti mesin, transmisi, atau badan kendaraan berat di sepanjang jalur produksi.

Dukungan Perakitan: Derek mendukung perakitan komponen besar, seperti sasis, panel bodi, atau blok mesin.

7. Pembangkit Listrik dan Fasilitas Energi

Penanganan Peralatan: Pembangkit listrik menggunakan derek LDA untuk menangani komponen turbin, pipa berat, atau bahan bakar, sehingga derek ini penting untuk pengoperasian dan pemeliharaan pembangkit listrik.

Perawatan Rutin: Derek ini juga dapat digunakan selama pemeliharaan terjadwal untuk memindahkan komponen atau mesin berat untuk perbaikan.

8. Industri Dirgantara

Penanganan Komponen Pesawat: Derek LDA digunakan dalam manufaktur dan perakitan dirgantara untuk mengangkat dan memindahkan komponen pesawat, seperti mesin atau bagian sayap, di pabrik perakitan.

Penanganan Presisi: Kontrolnya yang presisi menjadikannya ideal untuk menangani bagian-bagian halus yang memerlukan penempatan hati-hati.

 

Derekproduksi prosedur

Ituproses produksidari sebuahDerek Overhead Listrik Tipe LDAmelibatkan beberapa tahapan penting, mulai dari desain awal dan pengadaan material hingga perakitan dan pengendalian kualitas. Proses ini memastikan derek aman, efisien, dan mampu bekerja sesuai harapan di lingkungan industri. Di bawah ini adalah rincian proses produksi tipikal untuk Derek Overhead Listrik Tipe LDA:

1. Desain dan Rekayasa

Desain Konsep: Proses produksi diawali dengan perancangan LDA crane. Insinyur dan desainer membuat gambar dan cetak biru terperinci, dengan mempertimbangkan kapasitas muatan, bentang, tinggi, lingkungan, dan standar keselamatan. Desain derek dioptimalkan untuk efisiensi dan-efektivitas biaya.

Perhitungan Struktural: Perhitungan detail dilakukan untuk memastikan struktur crane mampu menopang beban yang diinginkan. Ini termasuk perhitungan untuk jembatan, kerekan, troli, dan gerbong akhir. Tes stres, pertimbangan beban angin, dan faktor keamanan diperhitungkan.

Pemodelan 3D: Insinyur membuat model 3D menggunakan perangkat lunak CAD (Computer-Aided Design) untuk memvisualisasikan komponen dan perakitan derek. Hal ini memungkinkan dilakukannya penyesuaian sebelum produksi fisik dimulai.

Pemilihan Bahan: Bahan dipilih berdasarkan kebutuhan derek. Baja dengan kekuatan tarik tinggi biasanya dipilih untuk jembatan, hoist, dan troli. Komponen sistem kendali, seperti motor dan sakelar, ditentukan sesuai dengan kebutuhan operasional.

2. Pengadaan Bahan

Bahan Baku: Bahan utama yang digunakan dalam konstruksi derek LDA meliputi:

Pelat & Balok Baja: Digunakan untuk gelagar jembatan dan rangka struktur.

Tali atau Rantai Kawat Baja: Untuk mekanisme hoist untuk mengangkat beban.

Motor dan Komponen Listrik: Untuk troli, hoist, dan sistem kendali.

Panel Kontrol: Untuk mengoperasikan derek, termasuk sakelar batas, penghentian darurat, dan perangkat keselamatan lainnya.

Komponen Lainnya: Seperti roda untuk gerbong ujung, pengait, kabel listrik, dan rel kereta api untuk pergerakan.

Kontrol Kualitas: Bahan menjalani pemeriksaan kualitas yang ketat untuk memastikan memenuhi spesifikasi yang disyaratkan. Pelat baja, balok, dan komponen struktural lainnya diuji kekuatan dan ketahanannya, sedangkan komponen listrik diperiksa kompatibilitas dan kinerjanya.

3. Pembuatan Komponen Crane

Konstruksi Jembatan:

Memotong dan Membentuk Baja: Balok baja dipotong dengan panjang tertentu dan dibentuk menggunakan peralatan khusus seperti pemotong plasma dan mesin pembengkok.

Pengelasan: Balok dan rangka dilas menjadi satu untuk membentuk struktur utama jembatan. Lasan diperiksa dengan cermat untuk memastikan kekuatan dan integritas.

Perawatan Permukaan: Setelah pengelasan, komponen baja sering kali diberi lapisan anti-korosi, seperti lapisan bubuk atau galvanisasi, untuk melindungi derek dari faktor lingkungan seperti karat.

Perakitan Hoist dan Troli:

Konstruksi Kerekan: Mekanisme hoist dibangun, terdiri dari drum, tali atau rantai, motor listrik, dan pengait. Tali atau rantai dililitkan pada drum, dan motor kerekan dipasang.

Konstruksi Troli: Troli dirakit, yang meliputi roda bermotor, rangka, dan mekanisme penghubung untuk menggerakkan kerekan di sepanjang jembatan. Troli dirancang untuk bergerak dengan lancar di sepanjang rel jembatan derek.

Akhiri Fabrikasi Pengangkutan: Gerbong ujung (atau balok ujung) diproduksi, di mana roda dan gandar dipasang untuk memungkinkan pergerakan di sepanjang lintasan. Komponen-komponen ini dilas bersama-sama dan disejajarkan untuk presisi.

Instalasi Motor Listrik:

Pemasangan Motor: Motor untuk hoist, troli, dan jembatan dipasang pada rangkanya masing-masing. Motor-motor ini dihubungkan dengan sistem roda gigi yang menyediakan tenaga yang diperlukan untuk bergerak.

Pengkabelan: Kabel listrik untuk semua motor, sakelar, dan sistem kontrol dipasang. Ini termasuk kabel listrik untuk pergerakan derek, serta kabel kontrol keselamatan.

4. Perakitan dan Integrasi

Perakitan Jembatan dan Gerbong Akhir: Jembatan dan gerbong ujung disatukan. Tim perakitan dengan hati-hati menyelaraskan komponen untuk memastikan kelancaran pergerakan di sepanjang rel. Setelah disejajarkan, mereka dibaut atau dilas pada posisinya.

Pemasangan Hoist dan Trolley: Kerekan dipasang pada troli, yang kemudian dipasang pada jembatan derek. Troli harus diposisikan dengan benar sehingga dapat bergerak sepanjang jembatan sambil mengangkat dan menurunkan beban.

Pengaturan Jalur dan Rel: Derek dipasang pada rel atau sistem lintasan, sehingga gerbong ujung dapat bergerak. Rel ini harus rata dan dipasang dengan tepat untuk kelancaran pengoperasian.

5. Instalasi Sistem Pengendalian

Pengaturan Sistem Kelistrikan: Sistem kendali dipasang, yang meliputi panel kendali, sakelar, pengontrol motor, dan sistem penghentian darurat. Komponen-komponen ini memungkinkan operator untuk mengontrol pergerakan crane, seperti mengangkat, menurunkan, dan bergerak secara horizontal.

Pengkabelan dan Pengujian: Kabel derek terhubung ke sumber listrik, motor, dan sistem keselamatan. Pengujian kelistrikan dilakukan untuk memastikan sistem kendali berfungsi dengan benar, termasuk pengujian penghentian darurat, sakelar batas, dan proteksi beban berlebih.

Sistem Kendali Jarak Jauh (Opsional): Untuk derek yang menggunakan kontrol nirkabel atau liontin, sistem dipasang dan diuji. Ini mungkin termasuk koneksi ke sistem pemancar/penerima untuk pengoperasian nirkabel.

6. Pengujian dan Penjaminan Mutu

Pengujian Beban: Sebuah langkah penting dalam proses produksi. Derek tersebut dikenakan ates bebandi mana ia dimuat ke kapasitas terukurnya dan diuji kinerjanya. Hal ini memastikan derek dapat mengangkat dan membawa beban maksimum dengan aman tanpa kegagalan struktural.

Pengujian Fungsional: Pergerakan derek di sepanjang rel, mekanisme pengangkatan, kinerja motor, dan sistem kendali semuanya diuji secara menyeluruh. Derek digerakkan ke segala arah-atas, bawah, kiri, kanan-untuk memverifikasi bahwa semua fungsi bekerja dengan lancar dan aman.

Pengujian Fitur Keamanan: Semua sistem keselamatan, termasuk pembatas beban berlebih, tombol berhenti darurat, dan perangkat-tabrakan, diuji untuk memastikan sistem merespons dengan benar jika terjadi malfungsi.

Inspeksi dan Sertifikasi: Derek diperiksa kepatuhannya terhadap standar keselamatan internasional dan lokal (seperti standar ISO atau ASME). Setelah dilewati, derek tersebut disertifikasi untuk digunakan.

7. Pengemasan dan Pengiriman

Pembongkaran untuk Pengiriman: Untuk pengangkutan, derek dapat dibongkar menjadi komponen utamanya (jembatan, troli, kerekan, sistem kendali, dll.). Hal ini membuat pengiriman menjadi lebih mudah dan aman.

Kemasan: Komponen dikemas dengan hati-hati dan dilindungi untuk pengiriman. Perhatian khusus diberikan untuk menghindari kerusakan pada bagian listrik atau mekanik yang sensitif selama transit.

Pengiriman: Derek dikirim ke pelanggan atau lokasi konstruksi untuk dipasang kembali dan dipasang.

8. Pemasangan dan Pemeriksaan Akhir

Persiapan Lokasi: Lokasi pemasangan disiapkan, termasuk pemasangan sistem rel atau persyaratan struktural lainnya. Jika derek merupakan bagian dari bangunan baru, pemasangan dilakukan setelah struktur siap.

Perakitan kembali: Derek dipasang kembali di lokasi, dengan pemeriksaan akhir dan penyesuaian dilakukan untuk memastikan semua komponen selaras dan berfungsi.

Pengujian Akhir: Putaran terakhir uji fungsi dan beban dilakukan setelah pemasangan untuk memastikan derek beroperasi dengan baik di lingkungan yang diinginkan.

9. Pelatihan dan Serah Terima Operator

Pelatihan Operator: Operator derek menerima pelatihan tentang cara menggunakan kontrol, melakukan pemeriksaan keselamatan, dan mengoperasikan derek secara efektif.

Dokumentasi: Manual dan dokumentasi yang menguraikan pengoperasian derek, jadwal pemeliharaan, dan pedoman keselamatan diberikan kepada pelanggan.

Penyerahan: Setelah crane sepenuhnya diuji dan dioperasikan, crane tersebut secara resmi diserahkan kepada pelanggan untuk digunakan.

product-1200-824

 

Tampilan bengkel:

Perusahaan telah memasang platform manajemen peralatan cerdas, dan telah memasang 310 set (set) robot penanganan dan pengelasan. Setelah rencana selesai, akan ada lebih dari 500 set (set), dan tingkat jaringan peralatan akan mencapai 95%. 32 jalur pengelasan telah digunakan, 50 direncanakan akan dipasang, dan tingkat otomatisasi seluruh lini produk telah mencapai 85%.

 

 

product-1200-610product-1099-514

 

 

 

 

product-1695-676

 

product-1599-669

product-1200-675

Tag populer: derek overhead listrik tipe lda, Cina produsen, pemasok, pabrik derek overhead listrik tipe lda

Kirim permintaan

whatsapp

Telepon

Email

Permintaan