Derek Perjalanan Overhead Girder Tunggal 5ton
Derek perjalanan overhead girder tunggal seberat 5 ton adalah solusi pengangkatan yang serbaguna dan hemat biaya-yang banyak digunakan di pabrik, gudang, dan bengkel. Berikut adalah fitur utamanya:
1. Kapasitas & Rentang Beban
Kapasitas: 5 metrik ton (cocok untuk pengangkatan tugas-sedang).
Rentang: Biasanya 5m hingga 25m (dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan bengkel).
2. Desain Girder Tunggal
Girder Utama: Terbuat dari-baja berkekuatan tinggi (tipe-kotak atau balok-I) agar tahan lama.
Struktur Kompak: Menghemat ruang kepala dibandingkan dengan derek girder ganda.
3. Mekanisme Pengangkatan
Kerekan Listrik: Biasanya dilengkapi dengan kerekan tali kawat atau kerekan rantai seberat 5 ton.
Tinggi Pengangkatan: Standar 6m hingga 18m (dapat disesuaikan).
Kecepatan Pengangkatan: ~8 m/mnt (dapat disesuaikan dengan penggerak frekuensi variabel untuk presisi).
4. Mekanisme Perjalanan
Perjalanan Derek: Bergerak di sepanjang landasan pacu melalui gerbong ujung yang beroda.
Kecepatan Perjalanan: ~20 m/mnt (dapat diatur).
Cross Travel (Troli): Bergerak di sepanjang gelagar untuk penempatan beban yang tepat.
5. Catu Daya & Kontrol
Daya: 3 fase, 380V, 50Hz (standar) atau dapat disesuaikan.
Kontrol: Tombol-penekan liontin atau remote control radio untuk pengoperasian yang aman.
6. Fitur Keamanan
Perlindungan Kelebihan Beban: Mencegah pengangkatan melebihi kapasitas.
Sakelar Batas: Untuk gerakan mengangkat dan bergerak.
Berhenti Darurat: Untuk mematikan segera.
Perangkat Anti-tabrakan (opsional untuk beberapa derek).
7. Daya Tahan & Pemeliharaan
Cat-tahan korosi untuk masa pakai yang lama.
Perawatan rendah karena struktur sederhana.
8. Aplikasi
Pabrik, gudang, bengkel.
Penanganan material di jalur produksi, bongkar/muat.
9. Opsi Kustomisasi
Versi-tahan ledakan,-tahan panas, atau di luar ruangan.
Kontrol kecepatan variabel untuk beban yang rumit.
- Kapasitas: 1-20ton
- Kapasitas: 3,2-80ton
- Panjang bentang: 4-31,5m
- Ketinggian pengangkatan: disesuaikan dengan kondisi lokasi klien
- Tugas kerja: Standar FEM A5
- Tegangan mengamuk: 220V~690V, 50-60Hz, 3ph AC
- Kelas perlindungan: IP54 IP55
- Mode kontrol derek: Kontrol liontin / Remote control / Kontrol kabin

Gambar & Komponen
Derek perjalanan overhead girder tunggal seberat 5 ton terdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja sama untuk mengangkat, memindahkan, dan memposisikan beban berat secara efisien. Berikut adalah komponen utamanya:
1. Girder Utama (Girder Tunggal)
Balok-penahan beban utama, biasanya terbuat dari baja canai (balok I-) atau konstruksi tipe kotak-yang dilas.
Mendukung kerekan dan troli, menangani kapasitas tetapan derek (5 ton).
2. Gerbong Akhir (Truk Akhir)
Terletak di kedua ujung main girder, dilengkapi dengan roda untuk pergerakan sepanjang runway beam.
Termasuk roda penggerak (bertenaga) dan roda idler (tidak-bertenaga).
3. Unit Kerekan
Mekanisme pengangkatannya, biasanya berupa kerekan tali kawat listrik atau kerekan rantai (untuk kapasitas yang lebih ringan).
Termasuk:
Motor (untuk mengangkat dan menurunkan).
Drum atau sproket rantai (untuk lilitan tali/rantai).
Blok pengait (untuk memasang beban).
Sistem rem (untuk menahan beban dengan aman).

4. Troli (Unit Kepiting)
Mekanisme yang menggerakkan kerekan sepanjang gelagar utama.
Dapat digerakkan dengan mesin (untuk pergerakan bertenaga) atau tipe dorong-manual (untuk derek yang lebih ringan).
5. Balok Landasan Pacu
Dipasang pada struktur bangunan (kolom atau braket penyangga) untuk memandu pergerakan crane.
Biasanya terbuat dari-balok atau balok penopang buatan.
6. Mekanisme Penggerak Jembatan
Terdiri dari motor, gearbox, dan roda untuk menggerakkan seluruh crane di sepanjang landasan.
Dapat berupa penggerak ujung tunggal-(satu motor) atau penggerak ujung ganda-(dua motor tersinkronisasi untuk derek yang lebih berat).
7. Sistem & Kontrol Kelistrikan
Liontin kontrol / Remote radio / Kabin-dioperasikan untuk kontrol pengguna.
Sakelar batas (untuk mencegah-perjalanan berlebihan).
Sistem catu daya (sistem hiasan atau batang konduktor).

8. Komponen Keamanan
Pembatas beban berlebih (mencegah pengangkatan melebihi 5 ton).
Tombol berhenti darurat.
Bumper (untuk meredam guncangan di ujung runway).
Perangkat anti-tabrakan (jika beberapa derek beroperasi di landasan yang sama).
9. Buffer & Sumbat
Penyangga karet atau pegas untuk menyerap benturan di akhir perjalanan.
Sumbat mekanis untuk mencegah penggelinciran.
10. Sistem Festoon / Gulungan Kabel
Mengelola daya dan mengontrol pergerakan kabel saat derek bergerak.
Setiap komponen memainkan peran penting dalam memastikan pengoperasian crane yang aman dan efisien. Pemeliharaan dan pemeriksaan yang tepat sangat penting untuk-kinerja jangka panjang.
3. Kerekan Tali Kawat Listrik
Electric Wire Rope Hoist – Mekanisme pengangkatan dengan motor, drum, tali kawat, dan pengait untuk pengangkatan vertikal.
Kerekan tali kawat listrik gelagar tunggal terdiri dari satu balok horizontal (girder) yang menopang berat kerekan dan beban yang diangkat. Kerekan dilengkapi dengan tali kawat yang dililitkan pada drum dan dipasang pada kait pengangkat.

4. Akhiri Gerbong
Gerbong ujung adalah struktur beroda yang dipasang di setiap ujung gelagar jembatan, yang memungkinkan derek bergerak di sepanjang rel landasan pacu.
Komponen Utama Pengangkutan Akhir:
Roda & Blok Roda
Biasanya 4 roda (2 per gerbong ujung) untuk derek standar.
Terbuat dari baja tempa atau besi ulet untuk daya tahan.
Beberapa model menggunakan roda-berflensa ganda untuk mencegah tergelincir.
Mekanisme Penggerak (untuk derek bertenaga)
Salah satu ujung gerbong menampung motor travel, girboks, dan rem.
Ujung lainnya biasanya merupakan gerbong yang menganggur (tidak-digerakkan).
Jenis penggerak umum: penggerak ujung tunggal (SED) atau penggerak ujung ganda (DED) untuk beban yang lebih berat.
Penyangga & Bumper
Menyerap guncangan saat derek mencapai ujung landasan.
Terbuat dari karet, poliuretan, atau peredam hidrolik.
Bingkai Penghubung
Bergabung dengan gerbong akhir ke balok utama.
Dirancang untuk kekakuan dan keselarasan untuk mencegah kemiringan.
Klem Rel (Opsional)
Digunakan untuk mengunci derek pada posisinya saat tidak digunakan.

5. Roda derek
Derek perjalanan overhead girder tunggal seberat 5 ton biasanya terdiri dari gelagar jembatan tunggal yang didukung oleh truk akhir yang bergerak di sepanjang balok landasan. Roda crane merupakan komponen penting yang memudahkan pergerakan crane di sepanjang landasan. Berikut rincian rincian sistem roda crane untuk crane jenis ini:
1. Spesifikasi Roda Derek
Kapasitas Beban: Dirancang untuk menopang berat total derek (termasuk kerekan, troli, dan beban angkat maksimum-5 ton dalam hal ini).
Jumlah Roda: Biasanya 4 roda (2 per ujung truk), namun beberapa desain mungkin menggunakan 8 roda (4 per ujung truk) untuk distribusi muatan yang lebih baik.
Bahan Roda: Biasanya baja tempa (-baja karbon bermutu tinggi atau baja paduan) untuk daya tahan dan ketahanan aus.
Diameter Roda: Umumnya berkisar antara 250mm hingga 500mm, tergantung pada rentang derek dan kebutuhan beban.
Tipe Roda:
Roda Flange Ganda (umum untuk panduan landasan pacu).
Roda Flange Tunggal (jika pemandu samping tambahan digunakan).
Roda Tanpa Flensa (jika derek menggunakan rol pemandu terpisah).
2. Bantalan & Pelumasan Roda
Bantalan: Biasanya bantalan rol tirus atau bantalan rol bulat untuk menangani beban radial dan aksial.
Pelumasan: Gemuk-dilumasi untuk masa pakai yang lama dan mengurangi perawatan.
3. Kompatibilitas Rel Landasan Pacu
Roda dijalankan pada rel landasan baja (biasanya standar A36 atau ASME A120).
Profil rel mungkin termasuk:
Rel ASCE (Rel Derek Standar Amerika).
Rel Standar KR (umum di Eropa/Asia).
Rel-atas datar (digunakan dengan roda berflensa).
4. Penyelarasan & Perawatan Roda
Penyelarasan roda yang tepat sangat penting untuk mencegah keausan dan penggelinciran yang tidak merata.
Diperlukan pemeriksaan rutin terhadap keretakan, keausan, dan titik datar.
Pelumasan bantalan roda sebaiknya dilakukan secara berkala.
5. Masalah Umum pada Roda
Keausan & Titik Datar: Karena beban berat atau pengereman yang tidak tepat.
Ketidaksejajaran: Menyebabkan keausan tidak merata dan meningkatkan resistensi.
Kegagalan Bantalan: Menyebabkan roda tersangkut jika tidak dirawat.
6. Penggantian & Peningkatan
Roda harus diganti jika keausan melebihi rekomendasi pabrikan.
Mengupgrade ke roda baja yang diperkeras atau roda-yang dilapisi poliuretan dapat memperpanjang masa pakai di lingkungan yang keras.

6. Kait derek
Pengait adalah komponen-penahan beban yang penting, biasanya merupakan bagian dari rakitan alat pengangkat. Untuk derek 5 ton:
Tipe Kait: Kait baja tempa (standar DIN/ISO, misalnya DIN 15400).
Faktor Keamanan: Minimum 4:1 (diuji hingga 125% SWL).
Ukuran Kait: ~Ø25–30mm (ukuran pastinya bergantung pada standar desain).
Rotasi: Kait putar atau tetap (tergantung aplikasi).
Kait Pengaman: Kait-pegas untuk mencegah sling/pelepasan.

7.motorik
Derek perjalanan overhead girder tunggal seberat 5 ton biasanya terdiri dari beberapa komponen utama, termasuk motor pengangkat, motor travel (untuk pergerakan jembatan), dan motor travel troli (jika ada). Di bawah ini rincian mengenai motor yang digunakan pada crane tersebut:
1. Motor Hoist (Motor Pengangkat)
Fungsi: Memberi tenaga pada mekanisme pengangkatan untuk mengangkat dan menurunkan beban (hingga 5 ton).
Tipe: Biasanya motor induksi AC (misal, 3 fasa, sangkar tupai) atau motor penggerak frekuensi variabel (VFD) untuk pengendalian yang lebih lancar.
Rentang Daya: Biasanya 7,5 kW hingga 11 kW (10 HP hingga 15 HP), bergantung pada kecepatan dan siklus kerja.
Kecepatan: Opsi-kecepatan tunggal atau-kecepatan ganda (misalnya, 8/0,8 m/mnt untuk pengangkatan cepat/lambat).
2. Motor Travel Jembatan (Motor Travel Panjang)
Fungsi: Menggerakan seluruh crane di sepanjang runway beam.
Tipe: Motor AC atau roda gigi (misalnya, 1,5 kW hingga 3 kW per motor, dengan dua motor untuk derek-penggerak ganda).
Kecepatan: Biasanya 20 m/mnt hingga 30 m/mnt.
3. Motor Perjalanan Troli (Motor Perjalanan Lintas – jika ada)
Fungsi: Menggerakan hoist sepanjang gelagar tunggal (untuk memposisikan beban secara horizontal).
Tipe: Motor AC yang lebih kecil (misal, 0,5 kW hingga 1,5 kW).
Kecepatan: Sekitar 10 m/mnt hingga 20 m/mnt.

8. Sistem alarm suara dan cahaya serta perangkat pengaman saklar batas
Derek perjalanan overhead girder tunggal seberat 5 ton yang dilengkapi dengan sistem alarm suara dan cahaya serta perangkat pengaman sakelar batas memastikan pengoperasian yang aman dan efisien di lingkungan industri. Di bawah ini adalah fitur dan fungsi utama dari komponen keselamatan tersebut:
1. Sistem Alarm Suara dan Cahaya
Tujuan: Memberi peringatan kepada personel ketika derek sedang beroperasi atau mendekati kondisi berbahaya.
Fitur:
Alarm Terdengar (Buzzer/Klakson): Mengeluarkan suara peringatan keras sebelum derek bergerak (misal: pengaktifan, perjalanan troli, atau pengangkatan).
Alarm Visual (Strobo/Lampu LED): Suar yang berkedip memberikan peringatan visual yang jelas, terutama di lingkungan yang bising.
Mode Aktivasi:
Peringatan pra-pergerakan (sebelum derek dimulai).
Peringatan darurat (jika terjadi malfungsi atau kelebihan beban).
2. Alat Pengaman Sakelar Batas
Sakelar batas mencegah derek melampaui rentang perjalanan aman, sehingga melindungi peralatan dan personel.
Jenis Sakelar Batas pada Derek Girder Tunggal:
Saklar Batas Pengangkatan
Mencegah pengangkatan{0}}berlebihan dengan memutus aliran listrik saat blok pengait mencapai batas aman atas.
Melindungi dari kerusakan tali kawat atau benturan kait dengan drum.
Sakelar Batas Perjalanan Troli
Menghentikan troli di ujung gelagar untuk menghindari benturan dengan pemberhentian ujung atau komponen struktur.
Sakelar Batas Jembatan (Perjalanan Jauh).
Mencegah derek agar tidak-bergerak berlebihan di sepanjang balok landasan pacu.
Sakelar Batas Bawah (Opsional)
Beberapa derek dilengkapi sakelar batas bawah untuk mencegah pelepasan tali kawat secara berlebihan.
9. Alat Keamanan
Derek perjalanan overhead girder tunggal seberat 5 ton harus dilengkapi dengan berbagai perangkat keselamatan untuk memastikan pengoperasian yang aman dan kepatuhan terhadap standar industri (seperti standar ISO, OSHA, CMAA, atau GB). Di bawah ini adalah perangkat keselamatan penting yang biasanya dipasang:
1. Sakelar Batas Kelebihan Beban (Pembatas Beban)
Mencegah derek mengangkat beban melebihi 5 ton (kapasitas terukur).
Secara otomatis memutus daya jika kelebihan beban terdeteksi.
2. Tombol Berhenti Darurat (E-Berhenti)
Memungkinkan penghentian segera jika terjadi keadaan darurat.
Harus dipasang di lokasi yang mudah dijangkau (misalnya, kendali gantung atau kabin operator).
3. Sakelar Batas Akhir (Perjalanan & Pengangkatan)
Sakelar batas pengangkatan – Mencegah-pengangkatan berlebihan (batas atas dan bawah).
Sakelar batas perjalanan troli – Menghentikan troli di ujung gelagar.
Sakelar batas perjalanan jembatan – Mencegah derek mencapai titik pemberhentian di landasan pacu.
4. Perangkat Anti-Tabrakan (untuk beberapa derek)
Digunakan ketika dua atau lebih crane beroperasi di landasan yang sama untuk menghindari tabrakan.
5. Kegagalan Fasa &-Perlindungan Tegangan Rendah
Melindungi motor dari kerusakan akibat masalah pasokan listrik.
6. Perlindungan Rel & Grounding Terisolasi
Mencegah bahaya listrik dengan memastikan grounding yang tepat.
7. Sistem Pengereman
Rem hoist – Mencegah beban tergelincir saat berhenti.
Rem perjalanan troli & jembatan – Memastikan penghentian yang mulus.
8. Kait Pengaman pada Kait
Mencegah beban terlepas dari kait.
9. Alat Peringatan (Alarm/Buzzer)
Alarm yang dapat didengar atau dilihat memperingatkan pekerja sebelum pergerakan derek.
10. Perlindungan Kecepatan Berlebih (untuk penggerak frekuensi variabel)
Mencegah kecepatan berbahaya selama pengoperasian.
11. Penyangga & Bumper
Menyerap benturan saat crane mencapai ujung landasan.
12. Indikator Momen Beban (Opsional untuk keselamatan tingkat lanjut)
Memantau berat beban dan stabilitas derek.

10. Modus Kontrol
Derek perjalanan overhead girder tunggal seberat 5 ton biasanya menggunakan beberapa mode kontrol untuk memastikan pengoperasian yang aman dan efisien. Pilihan mode kontrol bergantung pada faktor-faktor seperti persyaratan presisi, lingkungan kerja, dan frekuensi penggunaan. Berikut adalah mode kontrol umum:
1. Kontrol Liontin (Liontin Tombol Tekan)
Deskripsi: Liontin genggam dengan tombol untuk pergerakan crane (mengangkat, melintasi, dan bepergian).
Keuntungan:
Sederhana dan hemat biaya-.
Operator mempunyai kendali langsung.
Cocok untuk aplikasi dalam ruangan dan-tugas ringan.
Kekurangan:
Jangkauan terbatas (operator harus berada di dekat derek).
Tidak ideal untuk operasi-kecepatan tinggi atau-tugas berat.
2. Pengendali Jarak Jauh Radio (Nirkabel)
Deskripsi: Menggunakan remote nirkabel untuk mengoperasikan derek dari jarak jauh.
Keuntungan:
Fleksibilitas dan mobilitas yang lebih besar bagi operator.
Peningkatan keselamatan (operator dapat memposisikan diri secara optimal).
Cocok untuk area kerja yang berbahaya atau luas.
Kekurangan:
Biaya lebih tinggi daripada kontrol liontin.
Memerlukan perawatan baterai dan pemeriksaan keandalan sinyal.
3. Kontrol Kabin (Kabin Operator)
Deskripsi: Derek dioperasikan dari kabin tertutup atau terbuka yang dipasang pada derek.
Keuntungan:
Visibilitas dan presisi yang lebih baik untuk pengoperasian-tugas berat atau-kecepatan tinggi.
Nyaman untuk shift panjang (tersedia opsi yang dikontrol iklim).
Kekurangan:
Lebih mahal.
Membutuhkan sistem akses yang tepat (tangga/platform).
4. Kontrol Otomatis/Semi-Otomatis (Berbasis-PLC)
Deskripsi: Menggunakan pengontrol logika yang dapat diprogram (PLC) untuk pergerakan otomatis (misalnya, jalur yang telah ditentukan sebelumnya, penentuan posisi beban).
Keuntungan:
Presisi tinggi dan pengulangan.
Mengurangi tenaga kerja manual; ideal untuk tugas yang berulang.
Kekurangan:
Biaya awal dan pemeliharaan lebih tinggi.
Membutuhkan teknisi yang terampil untuk pemrograman.
5. Kontrol Ganda (Liontin + Remote atau Kombinasi Lainnya)
Deskripsi: Memungkinkan peralihan di antara beberapa mode kontrol (misalnya, liontin dan remote radio).
Keuntungan:
Fleksibilitas untuk kebutuhan operasional yang berbeda.
Kekurangan:
Pengkabelan dan pengaturan yang lebih rumit.

11. Sketsa

Data Teknis Utama


Keuntungan
Ada beberapa keuntungan dari derek perjalanan overhead girder tunggal:
1. Mengurangi biaya: Karena desainnya yang sederhana dan konstruksinya yang ringan, derek perjalanan overhead girder tunggal lebih murah dibandingkan derek girder ganda.
2. Instalasi mudah:Pemasangan derek girder tunggal relatif lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan derek girder ganda.
3. Persyaratan ruang kepala yang lebih rendah:Karena derek girder tunggal memiliki kebutuhan ruang kepala yang lebih rendah, maka tidak perlu memiliki langit-langit yang tinggi di pabrik manufaktur.
4. Konstruksi ringan:Derek girder tunggal memiliki konstruksi yang ringan, sehingga mengurangi tekanan pada struktur bangunan.
5. Perawatan rendah:Berkurangnya jumlah bagian bergerak pada derek girder tunggal berarti lebih sedikit perawatan dibandingkan dengan derek girder ganda.
6. Ideal untuk beban ringan:Derek girder tunggal ideal untuk beban ringan hingga 20 ton, sehingga cocok untuk organisasi manufaktur kecil.
7. Efisiensi tinggi:Derek girder tunggal menawarkan kemampuan penanganan material yang efisien, mengurangi biaya tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas.
Aplikasi
Derek perjalanan overhead girder tunggal adalah jenis derek populer yang digunakan dalam berbagai aplikasi di mana material perlu diangkat dan dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain. Berikut adalah beberapa aplikasi umum derek perjalanan overhead girder tunggal:
1. Fasilitas manufaktur dan produksi:Derek di atas kepala biasanya digunakan di pabrik dan pabrik produksi untuk memindahkan bahan mentah, produk jadi, dan alat berat dari satu lokasi ke lokasi lain. Mereka sangat berguna untuk mengangkat dan mengatur posisi barang-barang berat dan besar, yang akan sulit atau tidak mungkin bagi pekerja untuk memindahkannya secara manual.
2. Fasilitas pergudangan dan penyimpanan:Derek di atas kepala juga biasa digunakan di gudang dan fasilitas penyimpanan untuk memindahkan barang-barang berat untuk disimpan atau dimuat ke truk untuk diangkut. Mereka sangat berguna dalam fasilitas penyimpanan-bertingkat di mana barang perlu dipindahkan antar lantai dan tingkat.
3. Lokasi konstruksi:Derek perjalanan overhead girder tunggal juga digunakan dalam industri konstruksi untuk proyek bangunan. Mereka digunakan untuk memindahkan alat berat dan material di sekitar lokasi konstruksi, seperti balok baja, balok beton, dan pipa.
4. Pengiriman dan logistik:Derek di atas kepala juga digunakan di pelabuhan pelayaran dan pusat logistik untuk memindahkan kontainer kargo dan barang berat ke dalam dan ke luar kapal atau truk. Mereka sangat berguna untuk menangani kargo yang rumit dan mahal.
5. Pembangkit listrik:Derek di atas kepala digunakan di pembangkit listrik untuk pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan. Mereka digunakan untuk menggerakkan mesin dan peralatan berat, seperti turbin dan generator.
Singkatnya, derek perjalanan overhead girder tunggal adalah mesin serbaguna yang dapat digunakan di berbagai industri dan aplikasi yang memerlukan pengangkatan dan pemindahan berat.
Jenis Derek Untuk Kondisi Kerja Yang Berbeda

Prosedur Produksi Derek

Tampilan Bengkel
Perusahaan telah memasang platform manajemen peralatan cerdas, dan telah memasang 310 set (set) robot penanganan dan pengelasan. Setelah rencana selesai, akan ada lebih dari 500 set (set), dan tingkat jaringan peralatan akan mencapai 95%. 32 jalur pengelasan telah digunakan, 50 direncanakan akan dipasang, dan tingkat otomatisasi seluruh lini produk telah tercapai.





Tag populer: 5ton derek perjalanan overhead girder tunggal, Cina produsen, pemasok, pabrik derek perjalanan overhead girder tunggal 5ton
Berikutnya
Derek Overhead Tipe LdpAnda Mungkin Juga Menyukai
Kirim permintaan























